Jika kamu takut
melangkah, lihatlah bagaimana seorang bayi yang mencoba berjalan. Niscaya akan
kau temukan, bahwa setiap manusia pasti akan jatuh. Hanya manusia terbaik lah
yang mampu bangkit dari ke jatuhannya.
Tuhan adalah
sebagaimana yang kamu pikirkan, Jika kau berpikir Tuhan itu Baik, maka Tuhan
akan baik padamu. Namun jika kamu pikir Tuhan itu Buruk, maka Tuhan akan
memperlakukan mu dengan Buruk.
Jika kamu tidak suka
apa yang ada di sekeliling mu, ubahlah, setidaknya ubahlah dirimu sendiri.
Ingat, kamu bukan sebatang pohon.
Manusia terbaik adalah
yang selalu berusaha membuat orang lain senang. Lakukanlah walaupun kamu harus
meninggalkan mereka dan sendirian.
Kelebihan kita adalah,
kita mampu memulai, dan kita juga mampu untuk MENGAKHIRI.
Kita Selalu punya
pilihan tiap hari. Tinggal kita memilih, memulai niat baik yang kemarin,
ataukah menunggu dan mendapatkan rasa penyesalan besok.
Jika kamu melihat
dunia, maka lihatlah kebawah, karena jika kau menengadah, maka yang kau
dapatkan adalah sakit leher dan mata yang berkunang-kunang.
Hidup ibarat menaiki
sepeda, agar tidak terjatuh dari sepeda dan menjaga keseimbangan, kita harus
terus bergerak, dan mengayuhkan kaki.
Sebaik-baiknya
perdagangan, adalah menjual amal baik untuk ditukarkan dengan surga.
Yang terbaik adalah :
"Aku telah mencobanya", dan yang terburuk adalah : "Aku akan
mencobanya"
Kadang kita lupa,
bahwa untuk melihat diri kita, jalan terbaik adalah melalui mata orang lain.
Ingatlah, kepedihan kita
hari ini akan terasa indah dan manis saat kita mengingatnya kelak.
Kumpulkanlah kesalahan
saat ini, karena kelak kumpulan kesalahan yang bernama pengalaman itu akan
membawamu kepada puncak ke suksesan.
Tuhan sebenarnya
tengah bermain catur dengan kehidupan kita. Dia menggerakkan bidak-bidaknya
bernama tantangan, cobaan dan godaan, kemudian duduk kembali melihat reaksi
kita. Jadi buatlah langkah terbaik sebelum Tuhan memberi kita Skak Mat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar