Kamis, 17 April 2014

malam hari :D

23.12
Malam semakin larut pemirsa sekalian yang saya hormati..
tp mata ini belum juga mau terpejam.
Entah apa lagi yang memenuhi pikiran ini sekarang, bertanya pada tembok kamarpun juga tidak akan menjawab pertanyaan kenapa aku tidak bisa tidur malam ini.
Mungkin mata terlalu lelah untuk melihat semua kepedihan, hingga semua menjadi semakin rumit.

Aku merindukan sosok lelaki itu.
Lelaki yang selalu memelukku ketika air mata tak bisa lagi aku tahan loncat dari mataku, yang selalu sedia menyerahkan pundaknya untuk bersandar meskipun aku tau dia juga lelah menghadapi masalahnya.
Yaa, kami tau kami berdua memang hanya anak muda yg belum mengerti benar tentang arti kehidupan, tapi perjuangan kami demi meraih apa yang kami cita-citakan sudah terlalu menguras banyak pikiran, perasaan dan air mata.
Disaat kami kami terpuruk oleh keadaan, saat dunia seolah tertawa diatas kesedihan yang kami rasakan seolah mereka tidak tau betapa batu besar menghimpit kepala kami, saat masalah datang seolah mengunggu gilirannya. Kami saling menguatkan meskipun pada akhirnya aku yang banyak mengeluh dan menangis.
Tapi saat kami bersama, entah apapun itu yang telah membelit hidup kami, seolah dapat hilang sendirinya tertiup hembusan angin dan terbang pergi..
Entah cinta macam apa yg kami rasakan Tuhan, sering kali kami mencoba saling meninggalkan, berusaha hidup sendiri tanpa satu sama lain, tapi akhirnya kami menyerah juga dengan rasa ingin menjaga dan rasa ingin memiliki ini. Seakan kami ingin berlari menuju satu sama lain dan berpelukan erat. Hingga semua benci hilang sirna berubah menjadi rasa cinta yang semakin dalam.
Kami bukan manusia sempurna Tuhan, tp kami merasa lengkap saat bersama. Pelukan nyaman itu, kecupan mesra itu, belaian lembut itu yang membuat ketidak sempurnaan kami menjadi indah, meskipun entah bagaimana coretan masa lalu yang kami lalui dan entah bagaimana keluarga kami membentuk kami menjadi sosok yang seperti ini. Yang kami tau, saat ini kami hanya ingin selalu bersama, saling menguatkan. Saling menopang. Kami berdua mungkin seperti kaki, jika satu menghilang, kami pincang…
Kami tau Tuhan, kami bukan makhlukMu yg bersih, banyak kotoran yang menyelimuti kami. Tapi aku mohon Tuhan, jaga kami, rengkuh kami, lindungi kami dan restui kami..
Satukan kami didunia yang hanya sebentar ini hingga kami bisa tetap bersama dan saling menjaga dikehidupan yang kekal nanti di SurgaMu..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar